--

BANK DUNIA: Pamela Cox gantikan posisi James W. Adams

(Gambar: bisnis.com)

Presiden Bank Dunia Robert B. Zoellick menunjuk praktisi pembangunan Pamela Cox sebagai Wakil Presiden Bank Dunia baru untuk Asia Timur dan Pasifik efektif pekan ini.

Wanita yang memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang pembangunan ini akan bertugas memimpin operasional peminjaman dan bantuan teknis di kawasan. Selain itu, dia juga akan mengawasi kerja sama strategis dengan negara-negara mitra berpenghasilan menengah.

Cox menggantikan mantan Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik, James W. Adams, yang telah pensiun dari Bank Dunia setelah tiga puluh tahun lebih.

 

Menangani kawasan Asia tidak menjadi hal yang asing bagi Pamela, karena sebelumnya sempat bekerja sebagai Kepala Operasional untuk Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Korea.

“Saya sangat senang bisa kembali bekerja di kawasan Asia Timur. Dalam lima belas tahun terakhir, Asia Timur dan Pasifik mencapai kemajuan terpesat dalam pertumbuhan dan pengurangan kemiskinan dibandingkan kawasan lain di dunia,”  kata Pamela Cox seperti dikutip dalam siaran pers Bank Dunia, hari ini.
Oleh karena itu, jelas dia, peranan dan pengaruh ekonomi Kawasan Asia Timur dan Pasifik secara global kian meningkat. Bank dunia akan fokus membantu negara-negara kawasan mencapai status penghasilan yang lebih tinggi, serta menunjang pertumbuhan dan kesempatan kepada masyarakat.
Setelah menjadi Kepala Operasional sejumlah negara di Asia Tenggara, Cox bekerja sebagai Wakil Presiden Bank Dunia untuk Kawasan Amerika Latin dan Karibia.
Dalam posisi tersebut ia memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan inklusif di negara-negara perekonomian berkembang, sekaligus menyediakan pelayanan finansial dan teknis.
Di awal masa jabatannya, Cox menyarankan negara-negara Asia Timur untuk membangun kota yang inovatif dan tahan bencana, di tengah laju pertumbuhan dan urbanisasi yang pesat. Menurut dia, negara di kawasan Asia juga perlu menjaga sustainabilitas lingkungan dan beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim.
“Investasi untuk pengelolaan risiko bencana dapat menyelamatkan nyawa. Investasi ini pun masuk akal secara ekonomi,”  tambah Cox.
Sebagai Wakil Presiden untuk Asia Timur dan Pasifik, Cox akan memimpin staf di 22 negara dan bertanggung jawab atas portfolio pinjaman sebesar $29,7 milyar.  Pinjaman IBRD (International Bank for Reconstruction and Development) dan IDA (International Development Association) untuk kawasan di tahun anggaran 2012 mencapai US$6,7 miliar.(sut) (Sumber: BISNIS)

 

 

 

Filed in: Berita Bisnis, Internasional

You might like:

Indomobil Bagi Dividen Rp 163 Miliar Indomobil Bagi Dividen Rp 163 Miliar
Profil PT Indomobil Sukses Internasional tbk Profil PT Indomobil Sukses Internasional tbk
Garuda Buka 3 Rute Internasional Baru Garuda Buka 3 Rute Internasional Baru
BRI Kucurkan Kredit Rp 1,5 Triliun ke Petrokimia Gresik BRI Kucurkan Kredit Rp 1,5 Triliun ke Petrokimia Gresik

Leave a Reply

Submit Comment

© 2012 jalanbisnis.com. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Proudly designed by Theme Junkie.